Analisis Terhadap Situs E-Chords Dengan Six Common Mistakes

Oleh : Taufik Kurniawan (0606079)

Web Site E-Chords.com dianalisis dengan Six Common Mistakes.

1. No taking the medium seriously

E-Chords merupakan Web site yang dibuat tidak setengah-setengah dalam pengertian bahwa situs ini dibuat untuk para pecinta musik, dimana setiap orang diberikan kemudahan dalam menyalurkan hobinya. Situs ini dibuat dengan lumayan komplit, hampir semua hal mengenai musik ada disini.

2. Trying to do everything

E-Chords merupakan situs yang dibuat untuk para pecinta musik, sehingga situs ini dibuat se-fokus mungkin dan membuat situs ini menjadi situs yang sering dikunjungi oleh orang yang mencari hal yang berkaitan dengan musik. Apalagi untuk orang yang ingin bermain alat musik, situs ini juga memberikan pelajaran tentang alat musik seperti gitar, bass, dan keyboard.

3. Technology for technology sake

E-Chords tidak mementingkan kepentingan bagi yang membuatnya saja tetapi web site ini juga memberikan pilihan kepapa orang lain untuk memilih yang mereka sukai dan mereka diberi kebabasan untuk berkreasi dengan mengupload hasil karya mereka dan di share ke orang lain.

4. Brochure ware syndrome

E-Chords tidak seperti brosur, justru beda sekali karena tidak mengenalkan suatu produk atau yang lainya dan bahkan situs ini hanya menampilkan daftar atau list untuk langsung menuju ke pokok bahasan musik yang ingin dicari sehingga memberi kemudahan bagi penggunanya.

5. Introverted

E-Chords sangat memperhatikan lingkungan sekitar dimana tidak harus ada perangkat khusus untuk membuka web site ini dan perangkat lainnya yang sifatnya khusus atau lebih dari normal, dimana web site ini dibuka untuk umum dan tidak melakukan pembayaran apa bila kita atau orang lain ingin mendownoad sesuatu dari web site ini.

6. Taking yourself too seriously

Dan juga web site ini tidak terlalu serius karena disini tidak menggunakan login dulu untuk mengaksesnya dan juga tidak ada syarat-syarat untuk mendownload dan lainnya yang sifatnya terlalu serius. Log in hanya diperuntukan bagi mereka yang ingin menjadi member.

Komentar Dimatikan

Filed under Uncategorized

Resensi Film The Hacker

Hacker merupakan seseorang yang memasuki suatu sistem orang lain menggunakan cara ilegal. Tujuan para hacker berbeda-beda, ada yang bertujuan merusak isi dari sistem, ada pula yang merampok atau mengambil sesuatu yang ada pada sistem. Tapi tidak semua hacker bersifat seperti itu, ada juga hacker yang bersifat baik. Oleh karena itu hacker dibagi menjadi dua golongan, Black Hat (Topi Hitam) dan White Hat (Topi Putih). Black Hat terdiri dari orang-orang yang memasuki suatu sistem orang lain untuk tujuan merusak atau mengambil isi dari sistem tersebut sedangkan White Hat berisikan orang-orang yang mencoba memasuki sistem lalu mempelajari jalan yang bisa dilakukan oleh hacker golongan Black Hat dan mencoba untuk memperbaiki sistem tersebut agar tidak bisa dimasuki oleh orang lain, biasanya golongan White Hat bekerja untuk instansi besar yang rawan sistemnya ditembus oleh Black Hat atau mereka bekerja untuk departemen keamanan yang bertugas untuk membantu mengatasi masalah keamanan sistem namun para hacker golongan Black Hat bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri.
Perbedaan Hacker dan Cracker, cracker merupakan seorang programmer yang memasuki sistem orang lain dan merusak saja sedangkan hacker memasuki sistem orang lain dan mempelajari jalan-jalan yang bisa ditempuh untuk menembus sistem orang lain.

Hubungan Kemajuan Teknologi dengan Film “The Hacker”
1. Mengurangi Ongkos Operasional
Kemajuan teknologi seharusnya dapat mengurangi ongkos operasional, namun dengan adanya hacker bisa menjadikan ongkos opersional meningkat karena diperlukan dana tambahan untuk menjaga keamanan yang lebih agar tidak bisa dimasuki oleh hacker.
2. Meningkatkan Produktivitas
Seharusnya dengan kemajuan teknologi dapat meningkatkan produktivitas, namun dengan adanya hacker produktivitas akan terhambat.
3. Memuaskan Customer
Dengan kemajuan teknologi seharusnya dapat memuaskan customer, namun dengan adanya hacker para pelanggan menjadi cemas dan mempertanyakan keamanan dari sistem itu.

2 Komentar

Filed under tulisan terakhir